DESI ANA

HIDUP AKAN LEBIH INDAH JIKA MAU SALING BERBAGI

Suhu dan Kalor November 21, 2011

Filed under: FISIKA — desiana91 @ 4:23 pm

A. Suhu

Suhu  atau temperatur benda merupakan besaran yang menyatakan derajat panas suatu benda. Untuk mengukur suhu suatu benda digunakan alat ukur bernama Termometer.

  • Alat Ukur Suhu

 

Sifat benda yang dapat berubah akibat adanya perubahab suhu disebut sifat termometrik. Termometer merupakan alat yang digunakan untuk mengukur suhu suatu benda,

Berdasarkan sifat termometrik zat, jenis-jenis thermometer antara lain:

  1. Thermometer Zat Cair,

Thermometer ini bekerja berdasarkan prinsip zat cair akan memuai (volumenya bertambah) jika dipanaskan.

  1. Thermometer Bimetal,

Thermometer ini bekerja berdasarkan prinsip zat cair akan memuai (panjangnya bertambah) jika dipanaskan.

  1. Thermometer Hambatan,

Thermometer ini bekerja berdasarkan prinsip bahwa jika seutas kawat logam dipanaskan, maka hambatan listriknya akan bertambah.

  1. Termokopel,

Pada dasarnya, pemuaian yang berbeda pada dua logam yang ujungnya disentuhkan akan menghasilkan gaya gerak listrik. Besar gaya gerak listrik inilah yang dimanfaatkan oleh termokopel untuk menunjukkan suhu.

  1. Thermometer Gas,

Apabia sejumlah gas yang dipanaskan volumenya dijaga tetap, maka tekanannya akan bertambah. Hal inilah yang dimanfaatkan pada thermometer gas untuk mengukur suhu.

  1. Pyrometer.

Pyrometer bekerja dengan mengukur intensitas radiasi yang dipancarkan oleh benda yang sangat panas.

Berdasarkan tampilan hasil pengukuran, thermometer ada dua jenis yaitu:

  1. Thermometer analog,
  2. Thermometer digital.

Berdasarkan manfaatnya, thermometer ada beberapa jenis yaitu:

  1. Thermometer Badan,

Thermometer badan adalah thermometer yang digunakan nutuk mengukur suhu badan.

  1. Thermometer Dinding,

Thermometer dinding diletakkan atau digantung pada dinding ruangan. Karena thermometer ini berfungsi untuk mengukur suhu ruangan, maka skala pada thermometer ini dari -50oC samapai dengan 50oC.

  1. Thermometer Max-Min,

Thermometer ini digunakan untuk mengukur suhu minimum di malam hari dan suhu maksimum di siang hari. Biasanya thermometer ini terdapat di rumah kaca, bandara dan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG). Thermometer ini terdiri atas sebuah tabung tendon berisi zat air yang lebih mudah memuai daripada raksa, pada umumnya menggunakan alcohol.

  1. Thermometer Batang.

Thermometer ini bias any digunakan di laboratorium. Cara menggunakan thermometer ini adalah dengan menempelkan tendon raksa pada benda yang diukur suhunya dan ujung batang  tersebut digantung dengan menggunakan benang.

  • Zat Cair Pengisi Termometer

 

Thermometer yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari adalah thermometer yang berisi raksa atau alcohol. Kelebihan raksa dibandingkan zat cair lainnya, adalah:

  • Raksa dapat dengan cepat mengambil kalor dari benda yang diukur, sehingga suhu pada raksa akan segera sama dengan suhu pada benda yang sedang diukur,
  • Thermometer yang berisi raksa memiliki jangkauan pengukuran yang besar, dengan titik didih 357oC dan titik beku -39oC,
  • Raksa tidak membasahi dinding tabung, sehingga pengukurannya dapat dilakukan dengan lebih cermat,
  • Pemuaian raksa teratur terhadap kenaikan suhu,
  • Raksa tampak mengkilat, sehingga lebih jelas untuk dilihat.

Kelebihan alcohol sebagai pengisi thermometer, antara lain:

  • Memiliki jangkauan pengukuran yang besar, karena titik bekunya mencapai -144oC,
  • Pemuaian alkaohol teratur terhadap perubahan suhu.

Kelemahan alcohol sebagai pengisi thermometer, antara lain:

  • Titik didihnya rendah, yaitu 78oC,
  • Alcohol membasahi dinding tabung
  • Alcohol tidak berwarna sehinnga memerlukan pawarna untuk dapat membacanya.
  • Skala Suhu

 

Terdapat empat jenis macam skala suhu, yaitu;

  1. Termometer Celcius, mempunyai titik beku 0o C, titik didih 100oC.
  2. Termometer Reamur, mempunyai titik beku  0o R, titik didih 80o R.
  3. Termometer Fahrenheit, mempunyai titik beku 32o F, titik didih  212o F.
  4. Termometer Kelvin, mempunyai titik beku 273 K, titik didih 373 K

Berdasarkan selisih titik atas dan titik bawah pada skala suhu, maka akan didapat perbandingan antara  Termometer Celsius, Reamur dan Fahrenheit  adalah:

Celsius : Reamur : Fahrenheit = 5 : 4 : 9

B. Kalor

Kalor adalah suatu bentuk energi yang berpindah karena perbedaan suhu. Satuan dari kalor adalah joule atau kalori. Dengan penyetaraan sebagai berikut.

  • 1 joule = 0,24 kalori
  • 1 kalori = 4,2 joule

Rumus mencari Kalor adalah:

Q = \!m\times\!c\times\Delta t

dengan keterangan sebagai berikut.

Q = Kalor (Joule atau Kalori)

m = massa (Kg atau gram)

c = kalor jenis (Joule/KgoC atau Kal/gr oC)

t = perubahan suhu (oC)

C. Kalor Jenis

Kalor jenis adalah kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu 1 gram zat sebesar 1° C.

Kalor jenis dilambangkan dengan \!c. Untuk mencari nilai \!c rumusnya adalah:

\!c=\frac{Q}{\!m\times\Delta t}

 

D.Kapasitas Kalor

Kapasitas kalor suatu benda adalah kemampuan suatu benda untuk menerima atau menurunkan suatu suhu benda sebesar 1atau 1 K. atau dapat ditulis:

C= m.c

Keterangan :

C = kapasitas kalor

c = kalor jenis

m = massa benda

 

2 Responses to “Suhu dan Kalor”

  1. Yuliana Says:

    Terimkasih sangat membantu🙂

  2. msshyfukuru Says:

    waaa ini benar benar membantu singkat dan lengkap. makasiiiiiiiiih


Jangan Lupa Comentnya yah kawand :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s