DESI ANA

HIDUP AKAN LEBIH INDAH JIKA MAU SALING BERBAGI

Kompetensi Guru Januari 7, 2012

Filed under: REFLEKSI — desiana91 @ 3:01 pm

REFLEKSI : 1
NAMA : NI LUH DESI ANA
NPM : 1462
SEMESTER :V

KOMPETENSI GURU

Keberhasilan dalam menciptakan suasana kelas yang kondusif dalam kegiatan belajar-mengajar tentu diharapkan oleh semua guru. Dengan terciptanya suasana yang kondusif maka kegiatan belajar-mengajar juga akan dapat berjalan dengan maksimal. Dalam hal ini pendidik memiliki peran yang sangat penting untuk menciptakan suasana kelas yang kondusif. Sebagai seorang pendidik, guru memiliki dua tugas utama, yaitu: 1. Pengajaran, merupakan usaha yang dilakukan oleh seorang guru agar dapat membantu peserta didiknya dalam menjalani kegiatan belajar-mengajar di sekolah; 2. Pengelolaan kelas, dalam hal ini berkaitan dengan cara seorang guru dalam melakukan penataan ruang kelas agar saat berlangsung kegiatan belajar-mengajar peserta didik dapat merasa nyaman. Apabila peserta didik dapat merasa nyaman, maka minat belajar pada peserta didik juga dapat tumbuh dengan sendirinya. Kegagalan dan keberhasilan seorang guru dalam menyampaikan materi kepada peserta didiknya sangat ditentukan oleh kemampuan guru dalam mengelola kelas. Tugas guru adalah membantu peserta didik agar mampu melakukan adaptasi terhadap berbagai tantangan kehidupan serta desakan yang berkembang dalam dirinya. Pemberdayaan peserta didik ini meliputi aspek-aspek kepribadian terutama aspek intelektual, sosial, emosional, dan keterampilan. Seorang guru dapat dikatakan professional jika ia sudah dapat memiliki empat kompetensi dasar dalam dirinya, yaitu: (a) kompetensi pedagogik, merupakan kemampuan guru dalam mengatur peseta didiknya. Hal ini dapat berupa penataan kelas, menciptakan suasana kelas kondusif, memotivasi peseta didiknya agar mau belajar dan memberikan petunjuk yang jelas agar peserta didik dapat memahami materi yang sedang disampaikan oleh gurunya; (b) kompetensi profesional, meliputi kemampuan seorang guru dalam menguasai materi secara menyeluruh dan menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang mendidik. Berkaitan dengan hal ini, seorang guru harus mengenal dan memahami karakteristik peserta didiknya terlebih dahulu. Dengan demikian seorang guru akan dapat menentukan dengan tepat metode pembelajaran yang akan digunakannya untuk menyampaikan materi kepada peserta didiknya; (c) kompetensi personal, pada kompetensi ini lebih menekankan nilai kepribadian dan karakteristik seorang guru. Kepribadian mencakup semua unsur, baik fisik maupun psikis. Sehingga dapat diketahui bahwa setiap tindakan dan tingkah laku seseorang merupakan cerminan dari kepribadian seseorang, selama hal tersebut dilakukan dengan penuh kesadaran. Setiap perkataan, tindakan, dan tingkah laku positif akan meningkatkan citra diri dan kepribadian seseorang. Seorang guru harus memiliki kompetensi yang berhubungan dengan pengembangan kepribadian, di antaranya: (1) kemampuan yang berhubungan dengan pengalaman ajaran agama sesuai dengan keyakinan agama yang dianutnya, seorang guru harus dapat menunjukkan keimanan dan ketakwaannya kepada Tuhan Yang Maha Esa. Bila seseorang telah memiliki iman yang kuat, maka ia akan dapat bersikap yang baik; (2) kemampuan untuk menghormati dan menghargai antarumat beragama, rasa toleransi harus dimiliki oleh seorang guru agar ia dapat menghormati peserta didiknya dalam kegiatan belajar-mengajar; (3) kemampuan untuk berperilaku sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat, bila ingin menjadi seorang guru yang dihormati oleh peserta didiknya maka ia harus menunjukkan sikapnya yang tidak melanggar norma yang ada di masyarakat; (4) mengembangkan sifat-sifat terpuji sebagai seorang guru misalnya sopan santun dan tata karma, menjadi seorang guru harus dapat bertutur kata yang sopan agar peserta didiknya merasa nyaman sangat menjalani kegiatan belajar-mengajar; (5) bersikap demokratis dan terbuka terhadap pembaruan dan kritik, menerima saran dari orang lain dengan lapang dada akan membuat seorang guru memiliki wawasan yang luas karena ia tidak akan terus berfikiran bahwa apa yang menjadi pendapatnya selalu benar . Jika seorang guru telah memiliki kompetensi dasar ini, maka ia akan dapat mengontrol emosi dan tidak akan mencampuradukkan masalah pribadinya dengan masalahnya di sekolah. Dengan demikian peserta didik tidak akan mengalami hambatan dalam menerima pelajaran karena alasan takut kepada gurunya; (d) kompetensi sosial, merupakan kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang guru untuk dapat berinteraksi dengan peserta didik dan orang tua dari peserta didik. S Surya (2003:138) mengemukakan kompetensi sosial adalah kemampuan yang diperlukan oleh seseorang agar berhasil dalam berhubungan dengan orang lain. Dalam kompetensi sosial ini termasuk keterampilan dalam interaksi sosial dan melaksanakan tanggung jawab sosial. Seorang guru juga diharapkan dapat memiliki pemikiran yang luas, ramah, simpati dan mudah beradaptasi dengan lingkungan. Dapat dibayangkan jika seorang guru tidak mampu berinteraksi yang baik dengan lingkungannya, maka materi yang sedang dijelaskannya pun tidak akan dapat ditangkap oleh peserta didiknya. Apabila syarat-syarat profesionalisme guru di atas itu terpenuhi akan mengubah peran guru yang tadinya pasif menjadi guru yang kreatif dan dinamis. Pengembangan profesionalisme guru sudah menjadi perhatian di kalangan umum, karena guru memiliki tugas dan peran yang bukan hanya memberikan informasi-informasi ilmu pengetahuan dan teknologi, melainkan juga mendidik dan membentuk kepribadian yang mampu bertahan dalam era yang dinamis. Melalui arahan seorang guru yang profesional akan dapat melahirkan anak-anak dengan kepribadian yang baik. Hal ini tentu saja akan sangat menguntungkan bagi kehidupan di masyarakat.

 

One Response to “Kompetensi Guru”

  1. afif Says:

    mau taxa,
    bagaimana cara agar pengelolaan kelas dalam mewujudkan kbm yang kondusif?


Jangan Lupa Comentnya yah kawand :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s