DESI ANA

HIDUP AKAN LEBIH INDAH JIKA MAU SALING BERBAGI

Zat-zat Radioaktif Januari 30, 2012

Filed under: KIMIA — desiana91 @ 7:18 am
Tags: , ,
  1. A.      UNSUR-UNSUR RADIOAKTIF

Radioaktif atau yang disebut dengan radioisotope merupakan isotop yang tidak stabil yang memancarkan radiasi secara spontan dan terus-menerus. Sinar radioaktif yang dipancarka oleh unsure radioaktif yaitu sinar alfa, Beta (), Gamma (). Ketiga sinar tersebut memiliki sifat sebagai berikut:

  • Sinar Alfa  :

#  Partikel bermuatan positif (+).

#  Mempunyai massa 4 dan bermuatan +2.

#  Dapat dibelokkan oleh medan magnet dan medan listrik.

#  merupakan inti helium.

#  mempunyai daya ionisasi besar sedangkan daya tembusnyya kecil.

 

  • Sinar Beta ) :

#  Merupakan partikel bermuatan negative (-).

#  Mempunyai massa nol dan muatan -1.

#  Dapat dibelokkan oleh medan magnet dan medan listrik.

#  Merupakan partikel electron.

#  Daya ionisasi < sinar alfa dan daya tembusnya > sinar alfa.

 

  • Sinar Gamma  :

# Tidak bermuatan listrik

# Massa dan muatannya nol

# Tidak dapat dibelokkan oleh medan magnet dan medan listrik.

# Merupakan gelombang elektromagnetik

# Mempunyai daya ionisasi sangat kecil dan daya tembus sangat besar.

B. KEGUNAAN RADIOISOTOP

Radioisotop banyak dimanfaatkan dalam bidang kedokteran, pertanian, industry dan radiologi.

Radioisotop sebagai perunut

a)         Bidang Kedokteran

Radioisotope digunakan sebagai perunut untuk mendeteksi berbagai jenis penyakit, seperti:

  • I-131 digunakan untuk menentukan kelenjar gondok.
  • Na-24 digunakan untuk mengetahui penyumbatan darah pada urat.
  • Ca-47 digunakan untuk mengetahui penyakit tulang dan darah.
  • K-12 digunakan untuk menentukan penyakit pada otot.
  • Tc-99 dan Tl-201 untuk mendeteksi kerusakan jantung.
  • Xe-133 untuk mendeteksi penyakit paru-paru.

b)        Bidang Hidrologi

  • Untuk mengukur kecepatan aliran air sungai, air tanah dan minyak pada pipa.
  • Untuk mendeteksi kebocoran saluran dalam tanah.
  • Untuk menentukan pengendapan lumpur.

c)         Bidang Industri

Untuk mengetahui pengaruholi dan aditif selama mesin bekerja.

d)        Bidang Kimia dan Biologi

Untuk penentuan gugus oksigen yang membentuk air pada reaksi esterifikasi dan mempelajari mekanisme reaksi fotosintesis, serta untuk mempelajari kesetimbangan dinamis pada reaksi kesetimbangan.

 Radioisotop sebagai Sumber Radiasi

a)      Bidang Kedokteran

  • Co-60 untuk penyembuhan penyakit kanker.
  • R-32 untuk penyembuhan penyakit leukemia.
  • Co-60 untuk bahan sterilisasi alat-alat kedokteran.
  • I-131 untuk terapi kenker kelenjar tiroid.

b)      Bidang Industri

  • Untuk bidang radiografi pada pemotretan bagian dalam sebuah benda seperti sinar X, sinar Gamma atau neutron.
  • Untuk mengontrol ketebalan pada industry kertas, plastic dan logam.

c)       Bidang Pertanian

Sebagai pemberantasan hama, pembentukan bibit unggul dan penyimpanan.

C.      DAMPAK PENGGUNAAN RADIOISOTOP

a)      Pembelahan sel darah putih sehingga muncul penyakit leukemia.

b)      Berpengaruh terhadap kelenjar-kelenjar kleamin, sehingga seringkali dapat menyebabkan kemandulan.

c)       Radiasi zat radioaktif dapat memperpendek usia.

d)      Radiasi yang dipancarkan zat radioaktif dapat berakibat racun bagi tubuh, menggangu pekerjaan sek dan dapat menyebabkan kematian sel.

 

One Response to “Zat-zat Radioaktif”

  1. intan Says:

    mksh mb desi atas infonya


Jangan Lupa Comentnya yah kawand :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s